Bubuk Henna (Lawsonia inermis)
Pengambilan tersedia di eHouse Rishon
{{ closest.page.content }}
Want exact recipes and step-by-step natural dyeing? Try our new Dye Guide.
Try the Dye Guide free for 3 daysReliable shipping
Flexible returns
Description
Juga dikenal sebagai mehndi (Hindi/Urdu), hina (Arab), privet Mesir, pohon mignonette.
Bubuk henna dibuat dari daun yang digiling halus dari Lawsonia inermis, yang secara tradisional dibudidayakan di seluruh Timur Tengah, Afrika Utara, dan Asia Selatan. Paling dikenal karena perannya dalam seni tubuh, henna juga telah digunakan selama berabad-abad sebagai pewarna rambut dan, tentu saja, pewarna tekstil, menghasilkan nuansa dari kuning keemasan hingga coklat tua.
Tahukah Anda? Tekstil Mesir kuno telah ditemukan diwarnai dengan henna, dan tanaman ini juga dihargai sebagai obat dan tanaman ritual. Dalam pewarnaan, henna dinilai baik karena warnanya maupun kemampuannya mengurangi vat indigo, menjadikannya tambahan yang serbaguna untuk setiap studio pewarna alami.
Senyawa pewarna aktif: Lawsone (2-hydroxy-1,4-naphthoquinone), apigenin, luteolin (flavonoid), tannin.
CI Natural Orange 7
GTIN: 8906014830119
Tips Pewarnaan
- Tanpa mordant (substansif) → kuning keemasan hingga coklat oranye hangat
- Tawas → kuning yang lebih cerah dengan ketahanan warna yang meningkat
- Mandi asam (krim tartar, cuka) → menggeser warna ke arah oranye
- Besi → coklat zaitun dan nada tanah yang lebih dalam
- Diwarnai ulang dengan indigo → hijau kebiruan dan hijau hutan
- Memasak lebih lama → menghasilkan coklat yang lebih gelap














